4 Tips Negosiasi ini Layak Diterapkan oleh Generasi Millennial

Jakarta, 02 Februari 2019 – Program Naratas dari Ngariung ID sudah memasuki pertemuan yang ke sepuluh. Kelas kali ini bertemakan keterampilan bisnis yang bertempat di Ruang & Tempo, Jakarta Selatan. Pemateri kali ini ialah Kak Joviana Aprilia, seorang CEO Office Manager di Amartha Mikro Fintek. Sejak di bangku perkuliahan Kak Jovi telah menorehkan banyak prestasi, salah satunya menjadi Mahasiswa Berprestasi Utama Unpad 2015. Dalam kelas kali ini, Kak Jovi mengenalkan pada pemahaman dasar dari praktik negosiasi, mulai dari definisi hingga cara melakukan negosiasi dengan tipe-tipe orang yang berbeda.

Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya kita tidak lepas dari proses komunikasi. Salah satu bentuk komunikasi adalah negosiasi, dan tanpa kita sadari setiap hari kita telah melakukan negosiasi. Hal ini biasa terjadi saat berhadapan dengan teman kuliah, pihak administrasi kampus dan dosen. Kak Jovi menjabarkan bahwa negosiasi sederhananya mencakup 3 hal penting, yaitu kompromi, mengakomodasi, timbal balik. Dalam dunia kerja, seseorang membutuhkan kemampuan bernegosiasi untuk menjalankan pekerjaannya. Pada kenyataannya, setengah dari pekerjaan yang kita lakukan biasanya akan berhubungan dengan negosiasi.

Kak Jovi menjelaskan ada 3 langkah untuk melakukan negosiasi, yaitu :

  1. Mengumpulkan data profil melalui riset
    Pada langkah ini, kita dapat melakukan riset terhadap lawan negosiasi dengan cara melihat latar belakangnya, petunjuk kepribadiannya, atau melalui pendekatan pengambilan keputusan.
  1. Memposisikan diri saat melakukan negosiasi
    Pada langkah ini, kita harus mengetahui amunisi yang kita miliki dan mengetahui bagaimana cara memanfaatkannya, supaya mampu memposisikan diri dengan tepat.
  1. Menyusun strategi yang tepat dalam melakukan negosiasi
    Pada langkah ini, kita harus menyusun alasan dengan baik dan menyertakan sumber data yang berbasis fakta, sehingga lawan negosiasi kita dapat menerima hal tersebut.

Selain inti yang disampaikan di atas, Kak Jovi juga menjelaskan tipe-tipe kepribadian berdasarkan analisis DISC, ini dapat menentukan cara bernegosiasi yang sesuai dengan tipe kepribadian, diantaranya :

  1. Desicive
    Pada tipe ini, seseorang memiliki kecenderungan menuntut, kompetitif, berani dan tidak sabar. Gaya negosiasi yang dilakukan biasanya mengarah pada persaingan, seperti “saya menang anda kalah” dan akan berorientasi pada hasil kemenangan.
  2. Interacting
    Pada tipe ini, seseorang memiliki kecenderungan persuasif, antusias, ramah, menawan dan menginspirasi. Gaya negosiasi yang dilakukan biasanya mengarah pada kolaborasi, seperti “saya menang anda menang” dan akan lebih memilih untuk memperluas peluang keberhasilan agar bisa sama-sama mendapatkan hasil yang lebih besar.
  3. Stabilizing
    Pada tipe ini, seseorang memiliki kecenderungan penyabar, pasif, berorientasi pada hubungan. Gaya negosiasi yang dilakukan biasanya mengarah pada mengakomodasi, seperti “anda menang- saya kalah” hal ini biasanya terjadi karena tipe ini lebih menjunjung tinggi dan menghargai sebuah hubungan.
  4. Cautious
    Pada tipe ini, seseorang memiliki kecenderungan perfeksionis, sistematis, tertib. Gaya negosiasi yang dilakukan biasanya mengarah pada menghindari, seperti “saya kalah-anda kalah” dan biasanya tipe ini akan lebih agresif pasif.

Selain itu, Kak Jovi juga memberikan tips dalam melakukan negosiasi, yaitu :

  1. Kita bisa melakukan riset dengan cara mengetahui banyak latar belakang profil seseorang, misalnya melalui media sosialnya.
  2. Kita bisa meminta pendapat orang lain untuk mengetahui proporsi yang dimiliki, misalnya bertanya pada seseorang yang lebih dahulu melalui atau mengalami hal tersebut.
  3. Kita bisa mengajukan suatu permintaan yang masuk akal pada saat negosiasi, misalnya mengajukan permintaan gaji.
  4. Kita harus mengenali momentum diri sendiri, misalnya menentukan pengambilan keputusan saat melamar pekerjaan.

Di kelas negosiasi kali ini, Kak Jovi juga memberikan tantangan terhadap peserta untuk melakukan negosiasi dengan memberikan studi kasus yang biasanya terjadi pada mahasiswa. Kak Jovi membagi kelompok peserta sesuai dengan tipe kepribadian yang dimiliki, sehingga hal itu akan memudahkan peserta untuk mengetahui cara yang harus digunakan dalam melakukan negosiasi. Dengan adanya kelas ini, peserta menjadi semakin mengerti pentingnya melakukan suatu negosiasi, terutama dalam dunia profesional.

Para peserta diberikan materi mengenai negosiasi dari mentor kelas kali ini.

###

Tentang Ngariung.ID

Ngariung ID berupaya untuk menjadi wadah untuk nonoman Sunda mengenal, memahami, dan mencintai identitas mereka sebagai urang Sunda sehingga mau berkontribusi untuk masyarakat Sunda; bagi urang Sunda yang ingin berkontribusi kepada masyarakat Sunda sehingga semakin banyak inisiatif dapat terlaksana dalam memajukan masyarakat Sunda; untuk mengubah potensi tanah dan masyarakat Sunda menjadi prestasi yang dapat bermanfaat dan dinikmati masyarakat luas

Tentang Naratas

Naratas adalah sebuah program pengembangan diri dari Ngariung ID bagi anak muda yang bersedia mendedikasikan sebagian waktunya untuk berkontribusi kepada warga Jawa Barat. Tujuannya adalah mempersiapkan anak muda, selaku generasi penerus bangsa, dengan kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menciptakan perubahan di lingkungan sekitarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *