Materi “Working in Organization” Disampaikan oleh “Product Manager Grab”

Jakarta, 16 Desember 2018 – Ngariung.ID kembali menghadirkan Kelas Naratas sebagai wadah untuk mempersiapkan anak muda dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk menciptakan perubahan di lingkungan sekitarnya. Sebagai program yang bertujuan meningkatkan kontribusi anak muda kepada  Jawa Barat, Naratas berkomitmen menghadirkan satu tokoh inspiratif setiap pekan. Mengambil tempat di Gedung Ruang & Tempo, Palmerah, Jakarta, kelas ini dihadiri oleh delapan peserta yang berasal dari berbagai wilayah Jawa Barat. Kelas kali ini menghadirkan mentor pengembangan diri yaitu Dilla Anindita Purnawan Product Manager at Grab.

Dalam kelas ini, kakak pecinta dunia tarik suara yang biasa dipanggil Kak Dilla ini menjabarkan bagaimana suatu organisasi harusnya bekerja, mulai dari menyamakan visi, menentukan target organisasi, menerjemahkan misi ke dalam program dan kegiatan sehari-hari, hingga cara evaluasi yang efektif.

Menurut wikipedia organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Menurut Tirto.id, merilis data bahwa di Indonesia sendiri, tingkat kepercayaan terhadap organisasi menurun menjadi 57 persen dari periode sebelumnya sebesar 64 persen. Hal ini membuktikan bahwa cukup banyak problematika yang dihadapi oleh setiap organisasi terlepas dari sejauh mana kuantitas yang dimiliki.

Dilla Anindita PurnawanProduct Manager Grab memaparkan salah satu cara menjaga organisasi agar selalu bergerak ke arah yang sama adalah dengan membuat suatu panduan umum yang harus diikuti seluruh anggota organisasi. Agar para peserta mampu merumuskan panduan dengan sederhana, Kak Dilla mengenalkan metode VMOST, sebuah metode untuk merumuskan tujuan hingga pekerjaan sehari-hari dalam organisasi.

Untuk merumuskan panduan umum suatu organisasi harus menentukan :

  1. Visi -> tujuan atau cita-cita besar organisasi besar organisasi dalam jangka waktu panjang.
  2. Misi -> pilar-pilar yang harus dicapai untuk dapat mewujudkan visi.
  3. Objektif -> target spesifik organisasi dalam bentuk keluaran kuantitatif / KPI.
  4. Strategi -> metode yang disepakati organisasi untuk mencapai objektifnya.
  5. Taktik -> bentuk kegiatan atau aktivitas yang perlu dilakukan organisasi sebagai upaya mencapai objektifnya.

Dengan merumuskan kelima hal di atas saat pembentukan kepengurusan, seluruh anggota organisasi dapat bersinergi dalam mewujudkan tujuan bersama organisasi.

Kelas ditutup dengan latihan ‘brainstorming’ atau mengumpulkan ide menggunakan metode ‘Crazy 8’. Menggunakan metode ini, setiap peserta diharuskan membagi kertas menjadi 8 bagian dan mengisinya dalam waktu singkat. Peserta hanya diberikan waktu maksimal 1 menit untuk mengisi setiap kolom dengan ide mereka dalam bentuk ilustrasi sederhana. Dengan metode ini, satu kelompok orang bisa mendapat kumpulan ide dalam waktu sangat singkat.

Setelah mengumpulan ide, setiap peserta mempresentasikan ide-ide mereka dalam waktu 3 menit kepada teman-teman satu kelompok. Presentasi ini penting agar teman kelompok mengerti ide dari seluruh anggota kelompok dan nantinya bisa memilih ide mana yang ingin disempurnakan. Hal ini ternyata membuat peserta jadi mengetahui bahwa mengumpulkan ide itu ternyata mudah dan tidak harus memakan banyak waktu.

Para peserta diberikan pemaparan serta tantangan oleh Kak Dilla

###

 

Tentang Ngariung.ID

Ngariung ID berupaya untuk menjadi wadah untuk nonoman Sunda mengenal, memahami, dan mencintai identitas mereka sebagai urang Sunda sehingga mau berkontribusi untuk masyarakat Sunda; bagi urang Sunda yang ingin berkontribusi kepada masyarakat Sunda sehingga semakin banyak inisiatif dapat terlaksana dalam memajukan masyarakat Sunda; untuk mengubah potensi tanah dan masyarakat Sunda menjadi prestasi yang dapat bermanfaat dan dinikmati masyarakat luas

Tentang Naratas

Naratas adalah sebuah program pengembangan diri dari Ngariung ID bagi anak muda yang bersedia mendedikasikan sebagian waktunya untuk berkontribusi kepada warga Jawa Barat. Tujuannya adalah mempersiapkan anak muda, selaku generasi penerus bangsa, dengan kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menciptakan perubahan di lingkungan sekitarnya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *