“Networking” ala Konsultan Manajemen Boston Consulting Group

“Manusia adalah  makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain.”

Pentingnya membangun relasi (networking) dengan manusia lainnya telah kita terima sejak usia dini. Kita telah diajarkan bahwa hubungan dengan manusia lain membuat hidup jauh lebih mudah dan berwarna. Hal ini tentu saja benar, akan tetapi di era modern dimana manusia memiliki kepentingannya masing-masing, banyak orang yang belum mengetahui cara untuk memulai suatu relasi dengan orang lain.

Kelas Naratas kali ini menghadirkan seorang pemateri inspiratif, yaitu Kak Agung Sulthonaulia Utama, pernah menjadi Konsultan Manajemen di Boston Consulting Group (BCG) yang dapat mengupas tuntas cara membangun relasi di zaman modern. Dalam hidupnya, Kak Agung telah bertemu dengan banyak orang dengan berbagai kepentingan. Untuk itu penting bagi kita untuk mengetahui diri sendiri dan kepentingan yang kita miliki, sebelum mencoba memahami potensi kolaborasi atas kepentingan yang dimiliki orang lain.

Pada sesi kali ini, Kak Agung membahas mengenai pentingnya membangun relasi bagi seseorang, yaitu membangun hubungan yang mampu mengembangkan diri sendiri, memberikan nilai bagi orang lain serta makna dalam kehidupan, sekaligus membangun kolaborasi demi tujuan bersama. Dengan membangun relasi baru, tentu kita dapat belajar hal-hal baru dari orang lain dan meningkatkan adanya kesempatan baru dalam hidup.

Untuk dapat membangun relasi yang baik, para peserta diajarkan untuk membuat pemetaan mengenai orang-orang yang kita tuju. Dengan menekankan pada kesamaan hobi, aktivitas, ataupun ketertarikan, maka sebuah hubungan dapat dibangun dengan lebih baik. Meskipun begitu, hal yang paling penting adalah menunjukkan adanya kesungguhan untuk terhubung dengan orang tersebut.

Cara membangun relasi dapat dilakukan dengan 2 cara:

  1. Memperkenalkan diri secara langsung
    Ketika melakukan hal ini, pastikan kamu telah memperkaya diri dengan informasi atas pihak kedua. Perkenalkan diri dengan sopan dan tunjukkan sikap antusias terhadap apa yang mereka kerjakan. Kartu nama adalah hal yang penting dibawa dalam aktivitas ini.
  2. Membangun hubungan tidak langsung lewat sosial media
    Untuk membangun hubungan seperti ini, tentu harus melakukan pemetaan terhadap platform online dari pihak kedua. Selain itu, persiapkan kata untuk memperkenalkan diri dan langsung memberikan info mengenai tujuan perkenalan ini. Hal yang perlu dipastikan adalah profil media kita yang telah diolah untuk menampilkan pengalaman dan pencapaian kita.

Dalam membangun relasi dan melakukan perkenalkan diri, akan lebih baik lagi apabila kita mencantumkan nama orang yang memberikan kita kontak mereka (referral). Hal ini tentunya akan memudahkan proses terhubung dengan pihak lain atas kesamaan tertentu.

Kemudian peserta mendapatkan tips dan trik untuk membangun hubungan dengan orang lain oleh Kak Agung, yaitu:

  1. Kita harus memiliki niat yang tulus untuk benar-benar terhubung dengan orang lain
  2. Sebaiknya kita melakukan riset sebanyak-banyaknya terhadap orang lain
  3. Kita menerapkan motto ‘Beri, Beri, Beri, setelah itu baru ambil’
  4. Kita wajib untuk menyiapkan pertanyaan yang tepat
  5. Sebaiknya,  kita tetap terhubung dengan koneksi paling tidak sekali dalam setengah tahun
  6. Sudah sepantasnya kita memberikan ilmu yang telah didapatkan untuk orang lain

Sebelum menutup kelas, peserta memperoleh tantangan untuk membuat sebuah kata-kata perkenalan diri terhadap seseorang yang kita tuju di platform Linkedin. Orang yang kita tuju ini tentunya adalah petinggi di perusahaannya dan kita harus dapat menciptakan hubungan dengan melihat dan menyatukan kepentingan kita dengan kepentingan beliau. Kemudian Kak Agung melihat satu per satu dan memberikan masukan terhadap masing-masing rangkaian kata peserta.

Dengan adanya kelas ini, peserta jadi semakin memahami pentingnya membangun relasi, terutama di dunia profesional. Selain itu, peserta juga mampu mengarang kata yang tepat untuk mulai terkoneksi dengan para profesional di sosial media.

Para peserta diberikan materi mengenai networking dari mentor kelas kali ini.

###

Tentang Ngariung.ID

Ngariung ID berupaya untuk menjadi wadah untuk nonoman Sunda mengenal, memahami, dan mencintai identitas mereka sebagai urang Sunda sehingga mau berkontribusi untuk masyarakat Sunda; bagi urang Sunda yang ingin berkontribusi kepada masyarakat Sunda sehingga semakin banyak inisiatif dapat terlaksana dalam memajukan masyarakat Sunda; untuk mengubah potensi tanah dan masyarakat Sunda menjadi prestasi yang dapat bermanfaat dan dinikmati masyarakat luas

Tentang Naratas

Naratas adalah sebuah program pengembangan diri dari Ngariung ID bagi anak muda yang bersedia mendedikasikan sebagian waktunya untuk berkontribusi kepada warga Jawa Barat. Tujuannya adalah mempersiapkan anak muda, selaku generasi penerus bangsa, dengan kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menciptakan perubahan di lingkungan sekitarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *